arrow_upward
settings_brightness
Keberadaan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) setinggi 121 meter ini menjadi ikon baru wisata Bali. Patung karya pematung kelas dunia Nyoman Nuarta ini dipastikan akan banyak menggaet wisatawan untuk mengunjunginya.

"Kita proyeksikan 3-4 tahun kedepan Visitor GWK dobel 4 juta, karena saat ini saja sudah mencapai 2 juta pengunjung," jelas Menteri Arief Yahya saat jumpa pers di kawasan GWK Cultural Park, Jl Raya Uluwatu, Ungasan, Kabupaten Badung, Bali.

Sementara itu Presiden Komisaris Alam Sutera Group Haryanto Tirtohadiguno bertindak sebagai pengembang sampaikan untuk membuat nyaman pengunjung pihaknya akan menambah beberapa fasilitas pendukung lainnya.

"Kita terus lakukan pembenahan untuk meningkatkan pelayanan kepada para wisatawan yang berkunjung ke GWK," terangnya.

Nantinya para wisatawan yang berkunjung akan merasakan kenyamanan dan pengalaman yang menyenangkan. Karena wisatawan biasanya saat liburan identik dengan hiburan, makanan, minum, juga wisata belanja.

"Turis sangat suka hiburan, food and beverage, kemudian shopping, ini bagaimana yang proper untuk international torist. Saat ini akan kita godok supaya matang (perencanaannya)," tutupnya.

GWK Icon Baru Wisata Bali yang Mendunia

Selasa, 07 Januari 2020 : 10:35
Keberadaan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) setinggi 121 meter ini menjadi ikon baru wisata Bali. Patung karya pematung kelas dunia Nyoman Nuarta ini dipastikan akan banyak menggaet wisatawan untuk mengunjunginya.

"Kita proyeksikan 3-4 tahun kedepan Visitor GWK dobel 4 juta, karena saat ini saja sudah mencapai 2 juta pengunjung," jelas Menteri Arief Yahya saat jumpa pers di kawasan GWK Cultural Park, Jl Raya Uluwatu, Ungasan, Kabupaten Badung, Bali.

Sementara itu Presiden Komisaris Alam Sutera Group Haryanto Tirtohadiguno bertindak sebagai pengembang sampaikan untuk membuat nyaman pengunjung pihaknya akan menambah beberapa fasilitas pendukung lainnya.

"Kita terus lakukan pembenahan untuk meningkatkan pelayanan kepada para wisatawan yang berkunjung ke GWK," terangnya.

Nantinya para wisatawan yang berkunjung akan merasakan kenyamanan dan pengalaman yang menyenangkan. Karena wisatawan biasanya saat liburan identik dengan hiburan, makanan, minum, juga wisata belanja.

"Turis sangat suka hiburan, food and beverage, kemudian shopping, ini bagaimana yang proper untuk international torist. Saat ini akan kita godok supaya matang (perencanaannya)," tutupnya.