arrow_upward
settings_brightness
Potensi wisata alam yang ada di bawah kaki Gunung Lawu, tepatnya di Kabupaten Karanganyar ini memang memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Tak hanya udara segar ciri khas daerah pegunungan masih bisa di rasakan.

Di lereng gunung Lawi, juga terdapat hutan yang asri dan rimbun serta hewan-hewan seperti kera masih bebas berkiaran bergantungan di rindangnya pepohonan. Itulah Taman Hutan Raya (Tahura) peninggalan K.G.P.A.A.Mangkunagoro I.

Tahura ini  dulunya di buat sebagai lokasi wisata Raja dari Pura Mangkunegara. Jadi, datang ke sini, tak hanya menikmati keindahaan alamnya, tapi juga merasakan bagai keluarga kerajaan yang tengah berlibur di taman pribadi Raja

Letaknya tepat dibelakang candi eskotik yang sudah mendunia yakni Candi Sukuh. Berlokasi di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah. Luas lahan Taman Hutan Rakyat (Tahura) ini sendiri yaitu sekitar sekitar 231 hektare.

Di Tahura inilah, wisatawan bisa berinteraksi langsung dengan alam. Dari Tahura ini juga, bila cuaca cerah, wisatawan bisa dengan mata telanjang tanpa menggunakan teropong, sangat leluasa melihat Kota Solo serta kota lainnya dari atas Gunung.

Bahkan, tak hanya bisa memandang Kota dari atas Gunung, wisatawan inipun bisa menikmati keindahan candi Cetho yang masih berbalut dengan banyak misteri yang belum terpecahkan.

Tak heran karena indahnya suasana alam di candi Sukuh serta Tahura Mangkunegaran yang masih asri ini bayak dimanfaatkan oleh pasanganm calon pengantin untuk melakukan foto pre-wedding. sering mengambil lokasi di sini.

Tahura Mangkunegoro sendiri berada tepat di belakang candi Sukuh. Yang merupakan kawasan pelestarian alam, lokasi penelitian, perkemahan dan pariwisata.

Tahura ini juga merupakan satu-satunya  taman hutan raya yang ada di  Provinsi Jawa Tengah yang memiliki berbagai jenis pohon langka dan juga berbagai macam hewan masih hidup bebas di sini.

Masih terlihat banyak monyet yang bergelantungan di pepohonan. Di sekitar Tahura, ada wisata lain yang sayang untuk dilewatkan, seperti Candi Sukuh, Candi Cetho dan beberapa air terjun.

Jarak tempuhnya dari Solo sekitar 35 km atau semitar 1,5 jam berkendara dengan kondisi jalan berupa tanjakan dan turunan yang cukup curam. Sehingga pastikan kendaraan harus dalam kondisi baik jika akan mengunjungi lokasi ini.

Nikmati Taman Peninggalan Mangkunegoro I di Lereng Lawu

Selasa, 03 Maret 2020 : 10:22
Potensi wisata alam yang ada di bawah kaki Gunung Lawu, tepatnya di Kabupaten Karanganyar ini memang memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Tak hanya udara segar ciri khas daerah pegunungan masih bisa di rasakan.

Di lereng gunung Lawi, juga terdapat hutan yang asri dan rimbun serta hewan-hewan seperti kera masih bebas berkiaran bergantungan di rindangnya pepohonan. Itulah Taman Hutan Raya (Tahura) peninggalan K.G.P.A.A.Mangkunagoro I.

Tahura ini  dulunya di buat sebagai lokasi wisata Raja dari Pura Mangkunegara. Jadi, datang ke sini, tak hanya menikmati keindahaan alamnya, tapi juga merasakan bagai keluarga kerajaan yang tengah berlibur di taman pribadi Raja

Letaknya tepat dibelakang candi eskotik yang sudah mendunia yakni Candi Sukuh. Berlokasi di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah. Luas lahan Taman Hutan Rakyat (Tahura) ini sendiri yaitu sekitar sekitar 231 hektare.

Di Tahura inilah, wisatawan bisa berinteraksi langsung dengan alam. Dari Tahura ini juga, bila cuaca cerah, wisatawan bisa dengan mata telanjang tanpa menggunakan teropong, sangat leluasa melihat Kota Solo serta kota lainnya dari atas Gunung.

Bahkan, tak hanya bisa memandang Kota dari atas Gunung, wisatawan inipun bisa menikmati keindahan candi Cetho yang masih berbalut dengan banyak misteri yang belum terpecahkan.

Tak heran karena indahnya suasana alam di candi Sukuh serta Tahura Mangkunegaran yang masih asri ini bayak dimanfaatkan oleh pasanganm calon pengantin untuk melakukan foto pre-wedding. sering mengambil lokasi di sini.

Tahura Mangkunegoro sendiri berada tepat di belakang candi Sukuh. Yang merupakan kawasan pelestarian alam, lokasi penelitian, perkemahan dan pariwisata.

Tahura ini juga merupakan satu-satunya  taman hutan raya yang ada di  Provinsi Jawa Tengah yang memiliki berbagai jenis pohon langka dan juga berbagai macam hewan masih hidup bebas di sini.

Masih terlihat banyak monyet yang bergelantungan di pepohonan. Di sekitar Tahura, ada wisata lain yang sayang untuk dilewatkan, seperti Candi Sukuh, Candi Cetho dan beberapa air terjun.

Jarak tempuhnya dari Solo sekitar 35 km atau semitar 1,5 jam berkendara dengan kondisi jalan berupa tanjakan dan turunan yang cukup curam. Sehingga pastikan kendaraan harus dalam kondisi baik jika akan mengunjungi lokasi ini.